Senin, 06 April 2015

Manfaat mendengarkan musik bagi kesehatan dan otak

Musik yang setiap hari selalu kita dengar memiliki kekuatan khusus untuk menggerakkan emosi kita. Musik bisa membuat kita menjadi riang, sedih, bahkan bisa membuat seseorang terharu dan menetekan air mata. Betapa kuatnya pengaruh beberapa bait syair yang dimainkan dengan alunan kord-kord sederhana sebuah lagu
Musik juga disebut-sebut sebagai bahasa yang universal. Musik tak hanya merupakan bentuk dari seni dan bisa digunakan untuk bersenang-senang, namun juga bisa memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan.
Musik bisa memberikan efek yang positif pada tubuh, baik secara fisik maupun mental. Tahukah anda bahwa studi ilmiah telah menemukan bahwa musik memang benar-benar bisa mengubah suasana hati kita, dan bahkan bisa membantu kita untuk berkonsentrasi. Para ahli telah melihat efek musik yang memiliki kekuatan yang mungkin bisa membantu Anda untuk mengikuti sebuah perlombaan, mempersiapkan ujian, atau menghilangkan stres.

Jadi apa manfaat yang bisa kita dapatkan melalui mendengarkan musik?

            1.    Musik menurunkan stress
Mendengarkan musik setiap sore hari atau ketika berangka kerja membuat kondisi psikologis seseorang menjadi lebih baik. Berdasarkan penelitian di University of Gothenburg, mendengarkan musik yang disukai setiap hari bisa menurunkan tingkat stres.

2. Melindungi pendengaran
Selama ini mendengarkan musik dalam volume keras memang diketahui bisa merusak pendengaran. Namun sebuah penelitian pada tahun 2001 yang dimuat dalam Washington Post mengungkap bahwa orang yang sering bermain musik selama hidup mereka memiliki kemampuan mendengar yang lebih baik. Sama seperti ketika seseorang melatih otot mereka, begitu juga dengan pendengaran yang terlatih untuk mendengarkan musik. Namun tentu saja Anda tetap harus berhati-hati. Jangan mendengarkan musik dalam volume keras, terutama ketika menggunakan headphone.

3. Baik untuk kesehatan jantung
Anda mungkin berpikir bahwa musik tak ada kaitannya dengan jantung. Namun penelitian University Maryland Medical Center menemukan kaitan antara jantung yang sehat dan kebiasaan mendengarkan musik. Penelitian mengungkap bahwa orang yang mendengarkan musik ceria memiliki aliran darah yang lebih lancar hingga 26 persen. Namun jika mereka mendengarkan musik yang sedih, aliran darah akan menurun hingga enam persen.

4. Meredakan sakit
Penelitian di University of Utah Pain Research Center mengungkap bahwa mendengarkan musik bisa membantu partisipan untuk menurunkan rasa sakit dan nyeri. Ini disebut dengan pengalihan, musik ditengarai bisa membuat partisipan melupakan rasa sakit fisik mereka.

5. Memperkuat daya ingat
Berdasarkan penelitian dari Hong Kong, musik bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan otak anak-anak. Partisipan yang mengambil kelas musik diketahui memiliki nilai yang lebih baik dalam tes daya ingat dibandingkan partisipan yang tidak mendengarkan musik.

6. Membuat otak awet
Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2001, orang yang sering mendengarkan musik memiliki otak yang lebih tajam. Penelitian dari University of Kansas Medical Center menemukan bahwa orang yang terkait dengan musik, seperti belajar musik dan terbiasa mendengarkan musik memiliki otak yang lebih awet muda dibandingkan dengan orang yang tidak menyukai musik.

7. Efeknya sama seperti pijatan
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Depression and Anxiety, terapi musik memiliki efek menenangkan yang sama dengan terapi pijatan. Peneliti menemukan bahwa partisipan yang melakukan terapi pijatan selama lebih dari 12 minggu memiliki tingkat stres yang sama dengan orang yang mendengarkan musik.
 8.Meningkatkan mood atau suasana hati
Beberapa orang mendengarkan musik untuk membantu memberikan dorongan pada saat melewati hari yang berat, sementara yang lain mungkin mendengarkan musik agar tetap terjaga selama menyetir mobil.
Setiap orang bereaksi terhadap musik dengan cara yang berbeda. Satu orang mungkin menyukai musik metal atau dangdut, sementara yang lain akan merasa bahagia jika mendengarkan Mozart.
Apapun pilihan jenis musik Anda, sebuah penelitian tahun 2011 di Kanada yang diterbitkan pada Nature Neuroscience, telah menunjukkan bahwa memainkan musik favorit bisa membantu mencairkan suasana hati yang buruk.
Para peneliti di McGill University di Montreal menunjukkan bahwa mendengarkan musik yang menyenangkan memicu pelepasan hormon bahagia yaitu dopamin.
Otak sangat rumit – dan ada banyak sekali unsur yang bisa ikut menciptakan perasaan senang atau bahagia – dan tidak mengherankan jika penelitian menunjukkan adanya pelepasan dopamin, yang berhubungan dengan perasaan senang karena mendengarkan musik.
     9.Membantu lebih Fokus
Musik bahkan mungkin dapat membantu Anda berkonsentrasi.
Sebuah ‘tonic digital’ baru yang disebut Ubrain, yang bisa diunduh ke smartphone, diklaim bisa membantu orang untuk bisa fokus, berenergi, bangkit, serta bersantai.
Proses ini menggunakan dua ketukan yang berbeda pada tiap telinga, yang bertujuan untuk menciptakan sebuah binaural beat, yang dapat merangsang aktivitas tertentu di dalam otak.
Dengan membantu otak untuk menghasilkan gelombang tertentu, maka kita dapat menginduksi bagian yang berbeda dari kewaspadaan, tergantung pada tujuan apa yang akan kita lakukan. – jelas seorang psikolog klinis yang berbasis di Paris Brigitte Forgeot.
Jika kita merasa cemas atau stres, kita bisa mendorong korteks serebral diotak untuk menghasilkan gelombang frekuensi alpha yang lambat. Sementara di ujung skala lain, jika kita membantu korteks untuk menghasilkan gelombang beta cepat, kita akan lebih siap untuk berkonsentrasi dan memusatkan perhatian kita pada tugas yang cukup panjang.
     10.Kemampuan berjalan lebih lama
Pilihan lagu terbaik untuk olahraga adalah lagu yang memiliki beat yang sesuai dengan tempo langkah kita berjalan, karena bisa menghasilkan efek metronomic pada tubuh, yang memungkinkan kita mampu berjalan lebih lama. Dan mendengarkan musik tertentu sebenarnya bisa membantu kita bisa berlari lebih cepat.
Sebuah studi di Brunel University di London Barat telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh sebanyak 15 persen, membantu menurunkan persepsi usaha selama olahraga, serta meningkatkan efisiensi energi hingga satu atau tiga persen.
     11.Kesehatan mental yang lebih baik
Musik bisa sebagai pengobatan yang efektif dan positif bagi orang-orang yang berurusan dengan kondisi kesehatan mental.
Ada dua cara terapi musik yang berbeda bisa digunakan: Baik sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri,dan untuk restoratif atau penyembuhan.
Seseorang sangat mungkin untuk menggunakan musik untuk mengekspresikan hal-hal yang tidak dapat mereka ungkapkan dengan kata-kata. Hal ini juga bisa bertindak sebagai stimulus untuk membangkitkan kenangan lama yang telah terkubur atau untuk membangkitkan tanggapan emosional yang mungkin akan memakan waktu berminggu-minggu untuk bisa disampaikan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar